SETAMANG.COM, Bengkulu Utara (07/11/24) – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara selenggarakan Sosialisasi Penetapan Pemutakhiran Data Penasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Aula Bappelitbangda Kabupaten Bengkulu Utara pada Kamis, 7 November 2024.
Bupati Bengkulu Utara melalui Kepala Bappelitbangda Kabupaten Bengkulu Utara Dr.M. Dodi Hardinata, S.Sos,M.Si,Pof, CPSp mengatakan, “Pemutakhiran data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem ada beberapa kriteria, dan upaya –upaya harus dilakukan dengan penerapan SOP yang baku dan digunakan oleh semua pihak dalam melakukan pemutakhiran data.”
“Kalau saja kita hanya melakukan intervensi dari masing masing SKPD dan tanpa melakukan pemutakhiran data secara khusus, sepertinya tujuan dari kegiatan ini akan sulit tercapai,” ujar Dodi Hardinata.
“Terdapat 16 dari 19 Kecamatan di Bengkulu Utara yang sudah tuntas melakukan pemutakhiran data, sedangkan 3 kecamatan lainnya itu loss dalam melakukan “updating” kinerja Perpal unntuk data P3KE,” jelasnya.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini kita dapat memahami apa yang akan di sampaikan oleh narasumber pembahasan untuk pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim,” kata Dodi.
Lebih lanjut Dr.M. Dodi Hardinata, S.Sos,M.Si,Pof, CPSp menambahkan, “keberhasilan dalam melakukan Pemutakhiran Data ini menjadi penting bagi pemerintah daerah yang mana nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam menjalankan pembangunan.”
Pada prinsipnya ini merupakan bagian dari target kinerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, dan kita pastikan itu akan masuk didalam target kinerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2025 – 2030,” tambahnya.
“Kegiatan ini pun berhubungan dengan penghitungan angka makro dan angka mikro kemiskinan sebuah daerah yang mana angka tersebut sangat dibutuhkan sebagai barometer dalam membangun masyarakat Bengkulu Utara yang Maju, Hebat dan Bahagia,” pungkas Dodi Hardinata.

Hadir dalam acara sosialisasi Penetapan pemutakhiran data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem ini para pejabat dari 19 kecamatan dan para utusan dari SKPD terkait, dan didampingi oleh Rina Fitrianty, ST., MT dan Linda Fitri, MH., sebagai narasumber pembahasan. (ADV)














